Diklat Kerja Praktik PT. Petrokimia Gresik 4juni2012

Senin, 4 juni 2012
Diklat Praktek Kerja PT. PETROKIMIA GRESIK
1. Pola pengembangan SDM
Disampaikan oleh pemateri dari bagian Departemen Personalia yaitu Bapak Iman Hadi yang menyampaikan materi tentang :
1) Struktur organisasi perusahaan :
Direktorat SDM Sekretaris perusahaan
Kompartemen SDM
Direktorat teknik Kompartemen engineering
Direktur utama Kompartemen riset
Direktorat produksi Kompartemen teknologi
Kompartemen pabrik
Direktorat komersil Kompartemen pemasaran
Kompartemen perencanaan
Kompartemen penjualan
2) Alur perekrutan karyawan.
3) Daftar gaji :
a) Gaji tetap
b) Gaji insentif (setiap 3 bulan)
4) Tunjangan hidup.
5) Jaminan karyawan. Meliputi :
a) Kesehatan
b) Kematian
c) Pensiun
6) Bantuan karyawan antara lain :
a) Hari raya
b) Cuti
c) Perkawinan
Sumber daya manusia sangat diperhatikan pada petrokimia, mengingat SDM merupakan elemen penting untuk untuk meningkatkan pertumbuhan perusahaan yang berkesinambungan. Bonus, insentif, tunjangan dan lain-lain merupakan suatu bentuk penghargaan kepada karyawan agar lebih giat dan bersemangat dalam bekerja. Selain itu juga pengetahuan tentang visi dan misi petrokimia yaitu :
1. Visi :
 Menjadi produsen pupuk dan produk kimia lainnya yang berdaya saing tinggi dan produknya paling diminati konsumen.
2. Misi :
 Mendukung penyediaan pupuk nasional untuk tercapainya program swasembada pangan.
 Meningkatkan hasil usaha untuk menunjang kelancaran kegiatan operasional dan pengembangan usaha perusahaan.
 Mengembangkan potensi usaha untuk mendukung industri kimia nasional dan berperan aktif dalam community development.

2. Pengetahuan tentang produk
Pada materi ini disampaikan oleh pihak departemen lab dan pengelolaan energi. Ada 2 macam produk pupuk yang diproduksi petrokimia, yaitu pupuk UREA dan non UREA. Terdapat 3 pabrik petrokimia, yaitu
1) Pabrik I (pabrik pupuk nitrogen)
Mengolah atau memproduksi bahan-bahan Ammonia (NH3), Co2 cair, ZA I / III, urea, dry ice, utility.
2) Pabrik II (pabrik pupuk fosfat)
Menghasilkan SP36/Superphos, Phonska/NPK/RFO, TSP, ZK, HCl, DAP, NPK Kebomas (NPK Blending, mixture, compound).
3) Pabrik III (pabrik asam fosfat)
Memproduksi H2SO4, H3PO4 (asam phospat), CR (cement retarder), AlF3 (aluminium flouride), ZA2.
Pada ketiga pabrik tersebut, pabrik II dan III selalu menghasilkan debu hasil produksi, memiliki tingkat bahaya yang tinggi, sehingga ketika karyawan berada di pabrik tersebut diperlukan APD (alat pelindung diri) yang cocok. Maka dari itu untuk pabrik II dan IIIdiharuskan menggunakan mask dust. Produk lainnya yang tergolong baru ialah petroganik, petrobio, petroseed, petrogladiator, petrofish, petrochick.

3. Penerapan teknologi informasi
Departemen teknologi informasi berwenang dalam mengatur sistem informasi manajemen petrokimia gresik. Hal utama yang diatur adalah sistem pendistribusian produk. Pada tahun 2012, petrokimia mengalami perubahan dalam distribusi dan jalinan bisnis dengan memanfaatkan teknologi internet. Petrokimia mendapatakan mandat dari pemerintah untuk memenuhi kebutuhan 6 kabupaten di jawa timur untuk pupuk urea dan seluruh Indonesia untuk pupuk non urea. Pada tahun 2004 sempat terjadi kelangkaan pupuk nasional. Sebenarnya tidak terjadi kelangkaan pupuk, tetapi adanya sisem distribusi yang buruk pada waktu itu. Karena masih menggunakan surat-menyurat lewat pos yang menggunakan perangko tentunya membutuhkan biaya yang lebih besar dan menghabiskan waktu lama. Sekarang telah memanfaatkan internet yang lebih cepat dan terjangkau. Selain itu, menjelaskan juga tentang sistem informasi manajemen (SIM) perusahaan. SIM ini meliputi pengelolaan keuangan, administrasi, dan data-data penting perusahaan.

4. Keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
Pada petrokimia, K3 sangat diperhatikan, departemen lingkungan dan K3 memiliki tugas untuk mengawasi dan mensosialisasikan tentang kondisi lokasi kerja, bahaya setiap lokasi kerja, dan pencegahan agar tidak terjadi kecelakaan kerja. Objek pengawasan dari K3 ialah sikap kerja yang dapat membahayakan, keadaan yang dapat membahayakan, kebersihan lingkungan kerja. Adapun APD (alat pelindung diri) yang wajib dipakai adalah helm, safety shoes, masker. Macam-macam APD yang terdapat pada Petrokimia Gresik, antara lain:
1) Safety hat (helm): K3/SR(jingga), damkar(merah), kontraktor/mahasiswa(kuning), satpam(putih bercorak biru), tamu(biru), karyawan(putih).
2) Gas & Dust mask : half mask, dust mask
3) Canister & Cartridge
4) Pelindung muka : acid hood, hood resp, face shield, full face mask.
5) Pelindung telinga : ear muff, ear plug.
6) Pelindung mata
7) Pelindung kaki (safety shoes) : kulit, karet, listrik.
8) Sarung tangan : karet, kulit, kain, listrik
9) Pelampung & pakaian tahan kimia
10) Rolling gliss & safety belt
11) Air line respirator
K3 juga membahas tentang prosedur pemakaian alat pelindung diri yang cocok untuk setiap lokasi kerja, selain itu juga telah menyiapkan prosedur jalur evakuasi bilamana terjadi kebakaran gedung atau pabrik. Kecelakaan kerja dibagi menjadi dua, yaitu kecelakaan industri (an industrial accident) dan kecelakaan dalam hubungan kerja (community accident). Kecelakaan industri meliputi kecelakaan ditempat kerja dan bahaya kerja, sedangkan kecelakaan dalam hubungan kerja meliputi kecelakaan di luar tempat kerja dan dalam perjalanan kerja.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Diklat Kerja Praktik PT. Petrokimia Gresik 4juni2012"

Post a Comment

Silahkan berkomentar :)
saran dan masukan sangat berarti bagi kita semua
let's share knowledge together ^^