BAB II
IMPULS DAN MOMENTUM LINEAR
2.1. PENGERTIAN IMPULS DAN MOMENTUM LINEAR
Impuls
• Hasil kali gaya dengan selang waktu
singkat bekerjanya gaya terhadap bendayang menyebabkan perubahan momentum.
Momentum
• Ukuran kesukaran untuk
memberhentiikan suatu benda yang sedang bergerak. Makin sukar
memberhentikannya, makin besar momentumnya. Momentum Disebabkan adanya impuls
serta Besar dan arahnya = besar dan arah impuls
Dalam ilmu fisika terdapat dua jenis momentum yakni momentum linear dan momentum sudut.Kadang-kadang momentum
linear disingkat momentum.Anda jangan bingung ketika
membaca buku pelajaran fisika yang hanya menulis “momentum”. Yang dimaksudkan
buku itu adalah momentum linear.Seperti pada gerak lurus, kita seringkali hanya
menyebut kecepatan linear dengan “kecepatan”.Tetapi yang kita maksudkan
sebenarnya adalah “kecepatan linear”.Momentum linear merupakan momentum yang
dimiliki benda-benda yang bergerak pada lintasan lurus, sedangkan momentum
sudut dimiliki benda-benda yang bergerak pada lintasan melingkar.
Momentum suatu benda
didefinisikan sebagai hasil kali massa benda dengan kecepatan gerak benda
tersebut
p = m .v
atau
p= m.v1– m.v0
Apabila pada t1 kecepatan v1
dan pada t2 kecepatan adalah v2 maka :
F (T1 − T2) = m.v2–
m.v1
Keterangan :
p = lambang momentum
m
= massa benda
v
= kecepatan benda
T
= aksi gaya
Momentum merupakan besaran vektor, jadi selain mempunyai
besar alias nilai, momentum juga mempunyai arah. Besar momentump =
mv. Terus arah momentum bagaimana-kah ?arah momentum sama dengan arah
kecepatan. Misalnya sebuah mobil bergerak ke timur, maka arah momentum adalah
timur, tapi kalau mobilnya bergerak ke selatan maka arah momentum adalah
selatan.Bagaimana dengan
satuan momentum ? karena p = mv, di mana satuan m = kg dan
satuan v = m/s, maka satuan momentum
adalah kg m/s.
Dari persamaan di atas, tampak
bahwa momentum (p) berbanding lurus
dengan massa (m) dan kecepatan (v). Semakin besar kecepatan benda, maka
semakin besar juga momentum sebuah benda. Demikian
juga, semakin besar massa sebuah benda, maka momentum benda tersebut juga
bertambah besar. Perlu anda ingat bahwa momentum adalah hasil kali
antara massa dan kecepatan. Jadi walaupun seorang berbadan gemuk, momentum orang
tersebut= 0 apabila dia diam alias tidak bergerak. Jadi momentum suatu benda
selalu dihubungkan dengan massa dan kecepatan benda tersebut. kita tidak bisa
meninjau momentum suatu benda hanya berdasarkan massa atau kecepatannya saja.
Jika Partikel dengan massa m bergerak
sepanjang garis lurus, gaya F pada partikel dianggap tetap dengan arah sejajar
gerak partikel jadi Jika kecepatan (v) partikel pada t =0 adalah Vo maka kecepatan pada waktu
t adalah
V =
Vo + at
Vm =( Vo + at ) m
Vm =
Vo. m + m.at
Vm =
Vo.m + F.t
m.V – m.Vo
= F.t
Perubahan
momentum linear = m.v – m.Vo
Impuls
gaya = F.t
Dalam suatu tumbukan, misalnya bola yang dihantam
tongkat pemukul, tongkat bersentuhan dengan bola hanya dalam waktu yang sangat
singkat, sedangkan pada waktu tersebut tongkat memberikan gaya yang sangat
besar pada bola. Gaya yang cukup besar dan terjadi dalam waktu yang relatif
singkat ini disebut gayaimpulsif.
Tampak bahwa gaya impulsif tersebut tidak konstan. Dari
hukum ke-2 Newton diperoleh
F =
dp/dt
∫ F
dt = ∫ dp
I
= F dt = p = Impuls
Jika dilihat dengan grafik, impuls dapat dicari dengan
menghitung luas daerah di bawah kurva F(t) (yang diarsir). Bila dibuat
pendekatan bahwa gaya tersebut konstan, yaitu dari harga rata-ratanya, Fr ,
maka:
I =
F t = ∆p
Fr= I
/t
=p/∆t
“ Impuls dari
sebuah gaya sama dengan perubahan momentum partikel “.
0 Response to "MAKALAH FISIKA (PENGERTIAN IMPULS DAN MOMENTUM LINEAR)"
Post a Comment
Silahkan berkomentar :)
saran dan masukan sangat berarti bagi kita semua
let's share knowledge together ^^