Sejarah Komunikasi

Sejarah Komunikasi

Komunikasi berasal dari bahasa latin: Communis = sama (common). Arti dari komunikasi adalah usaha untuk mengadakan suatu kesamaan (commonness) dengan orang lain. Ini dapat diartikan bahwa adanya sesorang (sumber) yang berusaha untuk memberikan informasi atau pendapat kepada orang lain. Dan orang lain itu dapat kita sebut dengan (penerima). Informasi yang diberikan dari sumber disebut dengan (pesan). Dalam proses komunikasi tentunya membutuhkan suatu media penyampai atau media transmisi yang akan mengantarkan pesan dari satu pihak ke pihak yang lain. Selain beberapa komponen yang telah dijelaskan diatas, yang tidak kalah pentingnya adalah umpan balik (feedback). Umpan balik ini sebagai suatu respon atau tanggapan dari pihak penerima pesan. Proses komunikasi akan berjalan lancar apabila antara pengirim pesan dan penerima pesan sama-sama aktif menerjemahkan dan memahami isi pesan dengan baik.
Pada zaman dahulu, proses komunikasi dapat melalui bahasa, isyarat, tanda, atau bunyi-bunyian. Alat komunikasi sederhana yang masih digunakan sampai saat ini ialah bedug (tabuh) di masjid. Dengan irama yang tertentu, merupakan cara berkomunikasi dengan masyarakat untuk memeberitahu waktu ibadah tiba. Kentongan merupakan alat komunikasi sederhana yang memberikan informasi adanya bahaya dan lain-lain.
Pada zaman Yunani kuno pun terdapat sejarah komunikasi. Salah satunya ialah penggunaan retorika di zaman Yunani. Diyakini bahwa komunikasi digunakan menggunakan teknik retorika. Retorika adalah suatu teknik komunikasi untuk membujuk atau merayu secara persuasif untuk menghasilkan bujukan melalui karakter pembicara. Selain itu, bangsa Yunani juga memanfaatkan burung merpati sebagai media penyampai pesan, diyakini pula bahwa burung merpati memiliki ingatan yang kuat dan tajam sehingga dapat menyampaikan pesan sesuai tujuan. Berdasarkan sejarah perkembangan komunikasi yang tersurat, penggagas komunikasi retorika zaman Yunani kuno adalah seorang pemikir atau filosof bernama Aristoteles. Menurut Aristoteles, retorika mencakup tiga hal, yaitu ethos (kredibilitas komunikator), pathos (hal yang menyangkut emosi atau perasaan), dan logos (hal yang menyangkut fakta). Pokok-pokok pemikiran Aristoteles dikembangkan oleh Cicero dan Quintilian yang menyusun aturan retorika menjadi lima unsur.
Setelah itu berbagai macam alat komunikasi berhasil ditemukan manusia dari berbagai bangsa di dunia. Mulai dari penemuan heliograf, kertas hingga penemuan koran pertama di dunia memberikan sumbangsih terhadap perkembangan dunia masa kini. Penemuan kode morse pun semakin menambah daftar temuan teknologi komunikasi yang tidak dapat dilewatkan begitu saja. Pada tahun 1835 Samuel Morse berhasil menemukan kode yang memiliki pola komunikasi non verbal yang mumpuni. Namun berkat temuan terdahulu menjadikan revolusi teknologi komunikasi berkembang semakin pesat.
Perkembangan alat komunikasi semakin cepat dan terasa dalam kehidupan. Seperti halnya temuan Alexander Graham Bell dengan teleponnya. Inovasi teknologi tiada henti menjadikan telepon merupakan alat komunikasi yang paling berpengaruh terhadap kehidupan manusia hingga saat ini. Smartphone yang dilengkapi fitur-fitur canggih pun awalnya bermula dari temuan graham bell ini. Begitu pula dengan Gluglielmo Marconi yang menemukan sinyal radio translatik pertama kali yang mampu melintasi lautan atlantik. Selain itu terdapat televisi yang ditemukan oleh John Logie Baird. Bermula dari temuan tentang sinyal televisi yang dapat ditransmisikan yang keudian berpengaruh terhadap berkembangnya industri yang semakin pesat. Penemuan mutakhir dan seketika dapat sangat mempengaruhi terhadap perkembangan dunia adalah ditemukannya teknologi jaringan internet. Penyebaran informasi semakin cepat dan mudah tersampaikan pada khalayak luas. Berawal pada tahun 1994 dimulainya akses internet yang langsung dapat dinikmati publik dengan penemuan World Wide Web (www).
Walaupun komunikasi ini sudah dikenal sejak dahulu akan tetapi masih menjadi suatu perbincangan yang penting pada abad 20. Karena pertumbuhan komunikasi ini begitu pesat dan tak terduga dengan berbagai macam teknologi komunikasi seperti radio, televisi, telepon, satelit, hingga jaringan komputer. Komunikasi tidak akan pernah bisa lepas dari kemajuan teknologi dari waktu ke waktu. Berbagai macam media komunikasi canggih mulai banyak ditemukan oleh manusia. Penemuan tersebut menjadikan segala aktifitas kehidupan menjadi lebih efektif dan efisien.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sejarah Komunikasi"

Post a Comment

Silahkan berkomentar :)
saran dan masukan sangat berarti bagi kita semua
let's share knowledge together ^^